Perjalanan BYD dimulai pada 1994 sebagai produsen baterai isi ulang. Kolaborasi awal dengan perusahaan raksasa teknologi, seperti Motorola dan Nokia mengukuhkan reputasi BYD di industri elektronik.
Dua dekade lalu, BYD memasuki industri otomotif memanfaatkan keahliannya dalam teknologi baterai untuk menghadirkan solusi mobilitas lebih baik. Pada 2004, BYD memperkenalkan mobil konsep pertamanya, ET di Pameran Otomotif Internasional Beijing.
Pada 2008, BYD meluncurkan F3DM, kendaraan listrik plug-in hybrid (PHEV) pertama yang diproduksi secara massal. Berikutnya pada 2010, BYD meluncurkan strategi transportasi publik ramah lingkungan dengan memperkenalkan taksi listrik E6.
Kini, solusi transportasi publik BYD telah hadir di lebih dari 17 negara dan wilayah. BYD memiliki visi inovatif, seperti kontrol independen pada setiap roda yang memungkinkan kendaraan berbelok seperti tank dan akhirnya diwujudkan pada model Yangwang U8.
BYD telah mencapai tonggak sejarah baru dengan volume penjualan melebihi 500.000 unit hanya pada Oktober 2024, dan mencatat lebih dari 11.000 unit terjual di Indonesia. Dari sisi produksi, BYD juga tengah merayakan kesuksesannya yang telah memproduksi lebih dari 10 juta kendaraan untuk pasar global.