Menghadapi SS kedua yang akan menempuh jarak lebih panjang, yakni 316 kilometer dari Yanbu menuju Alula, Julian Johan telah menyiapkan strategi khusus. Dia memilih untuk menjaga ritme dan tidak memaksakan mobil, mengingat medan dan durasi yang semakin berat.
“Jadi dari ritmenya untuk membawa mobilnya tidak benar-benar di push, bahkan jauh lebih santai ketimbang saat saya sedang rally raid misalnya di IRRA atau AXCR sekalipun. Di sini masih harus menjaga mobil lebih jauh lagi, lebih maksimal lagi karena jaraknya lebih panjang dan medannya lebih berat dan durasinya lebih lama,” kata pemilik kanal YouTube Jejelogy tersebut.
Meski kerja sama dengan Mathieu Monplaisi berjalan solid dan membuahkan hasil positif, Julian Johan menegaskan fokus utamanya bukan sekadar posisi klasemen sementara. Baginya, target utama adalah menuntaskan seluruh rangkaian Rally Dakar 2026.
Dia mengingatkan bahwa perjuangan masih panjang, dengan total 12 hari tersisa hingga etape terakhir yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Januari 2026.
“Tapi kembali lagi, buat saya enggak ada keharusan untuk bisa ngepush lebih jauh lagi, karena yang utama adalah bisa mencapai finis, bisa menyelesaikan semua SS sampai nanti tanggal 17 Januari, jadi kembali lagi hasil yang baik itu menjadi nomor dua, yang penting hasilnya finis dulu nomor satunya,” kata Jeje.