Terdesak Kecepatan Industri Otomotif China
Perubahan strategi Honda tidak lepas dari tekanan kuat dari produsen mobil China. Perusahaan seperti BYD dan Geely dinilai bergerak jauh lebih cepat dalam menghadirkan model kendaraan baru.
Jika produsen Jepang biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk meluncurkan kendaraan baru, para pesaing dari China mampu melakukannya hanya dalam sekitar 18 bulan.
Kecepatan tersebut didukung integrasi perangkat lunak canggih serta penggunaan pabrik yang sangat otomatis. Kombinasi ini membuat biaya produksi lebih efisien dan proses pengembangan jauh lebih cepat.
Situasi ini membuat Honda mulai mengevaluasi kembali strategi inovasi mereka. Perusahaan menyadari pendekatan lama mungkin perlu dihidupkan kembali untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaing baru.
CEO Honda, Toshihiro Mibe, bahkan secara terbuka mengakui keunggulan industri otomotif China setelah melakukan kunjungan ke sejumlah pemasok di negara tersebut. “Kita tidak punya peluang melawan ini,” kata Mibe seperti dikutip laporan Nikkei Asia.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa seriusnya tantangan yang dihadapi produsen otomotif Jepang saat ini.