Kehadiran e-Vitara memperluas portofolio tersebut ke arah elektrifikasi penuh. Berbasis konsep eVX, SUV listrik ini resmi dipasarkan dengan harga mulai Rp755 juta on the road (OTR) Jakarta, sekaligus menandai babak baru Suzuki di era kendaraan listrik nasional.
Deputy to 4W Sales and Marketing Director PT SIS Donny Saputra menjelaskan, fokus pada SUV dilatarbelakangi oleh perubahan preferensi konsumen. Menurutnya tren pasar otomotif global dan domestik menunjukkan pergeseran signifikan dari MPV ke SUV karena desain yang lebih gagah serta kemampuan jelajah yang lebih luas.
Dia menyebutkan, karakter SUV dengan ground clearance tinggi dinilai lebih relevan dengan kondisi jalan di Indonesia, termasuk saat menghadapi cuaca ekstrem dan genangan air. Saat ini, segmen SUV berkontribusi hampir 50 persen terhadap total penjualan ritel Suzuki di Tanah Air.
“Melalui IIMS 2026, kami ingin mendekatkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Lini SUV menjadi fokus karena paling relevan dengan pasar Indonesia,” ujar Donny, belum lama ini.
Suzuki juga menegaskan penerapan strategi multi-pathway, yakni memberikan kebebasan kepada konsumen untuk memilih teknologi ramah lingkungan sesuai kesiapan mereka. Strategi ini mencakup penggunaan mesin konvensional yang efisien, teknologi mild hybrid, hingga elektrifikasi penuh melalui e-Vitara.
Melalui portofolio SUV yang lengkap dan berlapis teknologi, Suzuki optimistis dapat mempertahankan dominasinya di segmen SUV sekaligus menargetkan pangsa pasar sebesar 9,5 persen sepanjang 2026.