Skandal Uji Tabrak, Toyota: Daihatsu Hentikan Produksi dan Pengiriman Mobil

Dani M Dahwilani
Ada skandal uji tabrak, Toyota mengumumkan penghentian sementara pengiriman model kendaraan dikembangkan Daihatsu, baik yang sedang diproduksi di Jepang maupun luar negeri. (Foto: Daihatsu)

Toyota mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "reformasi mendasar" diperlukan untuk merevitalisasi Daihatsu sebagai sebuah perusahaan di samping peninjauan ulang operasi sertifikasi.

"Ini akan menjadi tugas yang sangat signifikan yang tidak dapat diselesaikan dalam semalam. Ini tidak hanya membutuhkan peninjauan ulang manajemen dan operasi bisnis, tetapi juga peninjauan ulang organisasi dan struktur," kata Toyota.

Sebagai informasi, Daihatsu memproduksi 1,1 juta kendaraan selama 10 bulan pertama tahun ini, hampir 40 persen di antaranya diproduksi di luar negeri. Daihatsu menjual sekitar 660.000 kendaraan di seluruh dunia selama periode tersebut dan menyumbang 7 persen dari penjualan Toyota.

"Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelanggan," katanya.

Selama penyelidikan yang dilakukan komite independen, Daihatsu menerima beberapa informasi mengenai model yang mungkin terlibat dalam penyimpangan prosedur. Sebagai tanggapannya, Daihatsu telah melakukan verifikasi teknis satu per satu dan pengujian kendaraan sebenarnya untuk kendaraan-kendaraan ini untuk memastikan kinerja keselamatan dan lingkungannya memenuhi standar hukum.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dapat Masukan dari Pengguna Motorsport, Toyota Lakukan Penyegaran pada GR Yaris

57 tahun lalu

Rupiah Terus Melemah, Daihatsu Percepat Lokalisasi Komponen Impor

57 tahun lalu

Rupiah Babak Belur, Daihatsu Bertahan Tak Naikkan Harga Mobil

57 tahun lalu

Harga BBM Naik, Toyota Akui Pasar Bergeser ke Mobil Hybrid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal