Kesalahan identifikasi pelat nomor bukan sekadar persoalan administratif. Dalam beberapa kasus, kesalahan pembacaan bahkan dapat berujung pada situasi berbahaya.
Salah satu contoh terjadi di Arkansas beberapa waktu lalu. Sepasang suami istri yang sedang berkendara bersama balita dihentikan polisi dengan todongan senjata setelah sistem mendeteksi pelat nomor kendaraan mereka sebagai hasil pencurian.
Petugas menerima peringatan dari kamera ALPR, namun tidak melakukan verifikasi lanjutan terhadap kesesuaian kendaraan yang sebenarnya. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata terjadi kesalahan identifikasi pelat nomor.
Insiden tersebut menjadi pengingat penting mengenai risiko kesalahan teknologi dalam sistem pengawasan kendaraan. Sebab itu, para pejabat di Pennsylvania berharap proses pembaruan perangkat lunak dapat segera memperbaiki masalah pembacaan pelat nomor tersebut sebelum menimbulkan konsekuensi yang lebih serius bagi masyarakat.