Pengalihan armada pada tahun tersebut dikarenakan PO Suharno mengakuisisi PO Trisulatama Putra Nusa. Tak berhenti sampai situ, pada 1992, PO Suharno juga kembali membeli perusahaan otobus yang sedang goyah, yakni PO Cemara Tunggal.
Pada tahun yang sama, PO Prayogo dan Suharno membeli sebagian besar armada PO Kukuh yang memiliki trayek Jogja-Wates. Ini membuat armada dan rute yang mereka miliki semakin besar.
Lalu pada 2000 - 2006, PO Suharno Group membeli PO Mustika untuk memperluas rute pemasaran mereka. Hingga akhirnya pada 2009, Suharno Group mulai menjangkau wilayah Ngapak Raya dengan melayani trayek Jogja-Cilacap dan Jogja-Purwokerto, lalu diikuti dengan membuka rute Jogja-Solo dan Jogja-Semarang.
PO Suharno yang menjadi cikal bakal berkembangnya perusahaan saat ini dikelola oleh Rizky yang merupakan cucu dari Mugi Hartono. Sebagian besar armadanya cukup berusia, berbeda dengan PO Prayogo yang sudah menggunakan bus modern.