Pada 1990, pemerintah Amerika Serikat memperbarui peraturan terkait pengembangan mobil listrik. Salah satunya adalah memperbolehkan memodifikasi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik. Hal ini memungkinkan kendaraan untuk dapat mencapai kecepatan serta kinerja yang lebih mendekati kendaraan bertenaga bensin.
Di era 1990-an, banyak brand besar yang mulai memproduksi mobil listrik. General Motors merilis EV1 sebagai mobil penumpang bertenaga listrik pada 1996. Mobil ini diproduksi hingga 1999.
Kemudian pada 1997, Toyota memperkenalkan mobil hybrid pertama yang diproduksi secara massal, yaitu Toyota Prius. Pada 2000, Toyota Prius ini dirilis ke seluruh dunia.
Pada 2010, usai sukses dengan EV1, General Motors merilis mobil plug-in hybrid pertama yang tersedia secara komersial, Chevy Volt. Pada Desember 2010, Nissan merilis LEAF. Diketahui LEAF adalah mobil tanpa emisi gas buang listrik.
Saat ini, konsumen mempunyai banyak pilihan ketika membeli mobil listrik. Kendaraan listrik dalam bentuk hybrid, plug-in hybrid hybrid, serta full elektrik telah tersedia. Namun, harga kendaraan listrik ini masih dinilai cukup tinggi ketimbang kendaraan bensin.