Sejarah Mobil Listrik, Pasang Surut Pernah Banyak Digunakan namun Kembali Tenggelam
Pada 1912, Ford Model T diproduksi massal. Hal ini lantaran harganya yang lebih terjangkau dan penjualannya naik hingga 1 junit, terlebih setelah mulai dikenalkannya sistem starter listrik.
Ketika tambang-tambang minyak mulai bermunculan di Texas, Amerika Serikat, membuat tempat pengisian bensin lebih dapat menjangkau pedesaan dan kota. Hal tersebut, populasi mobil listrik berkurang sejak 1935.
Pada 1968-1973 harga bensin melambung tinggi. Kenaikan bahan bakar ini disebabkan banyaknya permintaan mobil internal combustion engine (ICE). Kondisi tersebut pamor listrik kembali naik.
Saat itu, General Motors mengembangkan prototipe untuk mobil listrik perkotaan. Prototipe tersebut ditampilkan pada Low Pollution Power Systems Development pada 1973. Selain itu, ada Sebring-Vanguard yang telah memproduksi 2.000 CitiCars. CitiCars dapat menempuh jangkauan 50-60 mil. Mobil ini cukup terkenal, sehingga menjadikan Sebring Vanguard sebagai produsen mobil Amerika Serikat terbesar keenam pada 1975.
Dibandingkan dengan mobil bertenaga gas, kendaraan listrik memang mempunyai jangkauan terbatas, serta performa yang kurang. Dampaknya, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik kembali memudar.