Henry juga mengungkapkan total investasi Toyota di Indonesia hingga saat ini telah melampaui Rp100 triliun. Investasi tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang Toyota terhadap industri otomotif nasional.
Untuk kendaraan elektrifikasi, Toyota mencatat respons positif terhadap Veloz Hybrid yang hampir terjual 4.000 unit sepanjang 2025. Toyota juga melakukan uji ketangguhan produk melalui kegiatan jelajah Lintas Nusantara dari Lombok hingga Sumatera Utara sejauh 7.700 kilometer selama 1,5 bulan.
“Kita sangat senang. Kita harapkan dapat diterima dengan baik,” kata Henry.
Toyota juga memberi bocoran kehadiran tiga produk elektrifikasi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, termasuk Veloz Hybrid dan lini GR Series.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Juliyanto menyampaikan kinerja ekspor Toyota masih solid. Sepanjang 2025, TMMIN membukukan ekspor 298.457 unit dan berkontribusi sekitar 58 persen terhadap total ekspor kendaraan nasional.