"Kehadiran Wuling Air ev menjadi tonggak sejarah baru mobil listrik di Indonesia. Air ev hadir sejalan dengan program pemerintah dalam mengakselerasi elektrifikasi kendaraan di di Tanah Air," ujar PR Manager Wuling Motors, Brian Gomgom kepada media, belum lama ini.
Menurut Gomgom, alasan masyarakat beralih ke kendaraan listrik selain kesadaran akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan juga berbagai kemudahan yang diberikan. Salah satunya bebas ganjil genap.
Selain itu, biaya perawatan mobil listrik lebih murah dibandingkan model konvensional. Gomgom menghitung biaya perawatan rutin Air ev selama 100 ribu kilometer atau 5 tahun pemakaian hanya sekitar Rp2,7 juta.
Diketahui, Wuling Air ev saat ini memiliki tiga varian, yaitu Long Range, Standard Range, dan Lite. Untuk model Lite dibanderol Rp 190 juta on the road (OTR) Jakarta dengan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pemerintah.
Sementara dua model lainnya dengan insentif (PPN) untuk Air ev Long Range memiliki Rp275 juta dan tipe Standard Range Rp224 jutaan. “Varian Long Range penjualannya mendominasi, diikuti varian Lite kemudian Standard Range," kata Gomgom.