Orang Jepang Bingung Kijang Innova Itu MPV atau SUV, Ini Selera Indonesia

Dani M Dahwilani
Di balik sosoknya yang melegenda kehadiran Toyota Innova sempat membuat bingung pelaku otomotif di negara lain. (Foto: Toyota)

Masa ini bisa dikatakan sebagai generasi kejayaan Kijang sebagai mobil penumpang, terutama sebelum banyak mobil penumpang built up impor meramaikan pasar kendaraan di Indonesia, serta puncak dominasi Toyota atas model-model kuat seperti Mitsubishi Colt L300 dan minibus tanpa bonnet lainnya, seperti Suzuki Carry dan Daihatsu Zebra.

Pada generasi ini, Toyota mengeluarkan dua tipe Kijang, yakni Super Kijang dan Grand Extra dengan memiliki life cycle cukup panjang (lebih dari satu dekade) dibandingkan generasi sebelumnya.

Mesin pada awal generasi ini masih memakai tipe 5K yang memiliki tenaga maksimum (horse power) lebih tinggi, yakni 63 hp dari sebelumnya 61 hp. Transmisi menghadirkan 5 percepatan dan 4 percepatan, dari sebelumnya hanya 4 percepatan.

Pada April 1995, terdapat penambahan variasi mesin, yaitu tipe 7K berkapasitas 1.800 cc (naik 300 cc) yang lebih bertenaga, serta diberhentikan produksi varian mesin 5k pada tahun yang sama.

Sampai saat ini, Toyota Kijang generasi ketiga (baik seri Super dan Grand Extra) masih banyak di pasaran dan memiliki harga jual tinggi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Toyota Lakukan Pergantian Direksi, Jap Ernando Duduki Kursi Wakil Presiden Direktur TAM

57 tahun lalu

20 Mobil Terlaris di Indonesia 2025, Kijang Tak Terkejar

57 tahun lalu

Gunakan Bahan Daur Ulang, Toyota Rehabilitasi Bangun Toilet Umum

57 tahun lalu

Toyota Ungkap Seluruh Line-Up Hybrid Sudah Disesuaikan Kontur Jalan di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal