Kedua, pastikan membeli tiket di agen resmi. "Jika membeli tiket di agen resmi penumpang tidak perlu khawatir karena harga sesuai dengan yang tertera," kata Rian.
Ketiga, membeli tiket di petugas yang berseragam atau menggunakan atribut PO bus tersebut. "Jangan membeli tiket pada orang-orang yang tidak berseragam. Jika ditawari orang tidak memakai seragam atau atribut di luar bus Anda patut waspda," ujarnya.
Rian menuturkan biasanya untuk bus patas atau ekonomi dengan rute jarak pendek pembayaran dilakukan di atas bus. "Calo liar tidak akan berani masuk ke atas bus. Kalau ada petugas tidak memakai seragam perhatikan tiket tertera sesuai nama PO bus tersebut," katanya.
Selain itu, calo tiket biasanya memberi dua bukti tiket. Satu tiket masuk ke kantong pribadi, satu tiket lagi diserahkan ke penumpang. "Misalnya, harga tiket mereka jual Rp75.000, uang Rp50 ribu masuk ke kantong sendiri, dan Rp25.000 merupakan harga tiket resmi yang diserahkan ke korban," ujar Rian.
Terakhir, agar tidak menjadi korban calo liar adalah selalu waspada. "Hati-hati karena kejahatan hukan hanya datang dari niat, tapi karena ada kesempatan. Begitu kata Bang Napi,"ujar Rian sambil tersenyum.