Luhut Umumkan Insentif Kendaraan Listrik, Cuma 5 Merek Ini Dapat Subsidi

Ismet Humaedi
Luhut menyebutkan program tersebut berlaku per 20 Maret 2023. (Foto: iNews.id)

"Produsen akan mendaftarkan jenis kendaraan yang telah memenuhi nilai TKDN 40 persen yang disyaratkan dalam sistem. Kalau roda empat baru dua yaitu Ioniq 5 dan Wuling. Untuk roda dua Gesits, Volta, dan Selis," kata Agus Gumiwang Kartasasmita, menteri perindustrian.

Meski saat ini sudah cukup banyak beredar mobil listrik di Indonesia, diketahui memang baru dua merek mobil listrik yang diproduksi secara lokal di Cikarang, yakni Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air EV.

Agus juga memaparkan, bantuan Negara untuk mendorong produksi dan penjaualn KBLBB ini diberikan untuk pembelian sepeda motor listrik, pembelian mobil listrik, bus listrik dan konversi. Semua ada kuotanya, yakni sepeda motor listrik 200.000 unit, mobil listrik sebanyak 35.900 unit, 138 unit untuk bus listrik, sampai konversi 50.000 unit.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Mobil
1 hari lalu

Kendaraan Listrik Bebas Pajak di Jakarta, AEML Ungkap Dampak Berantai

Mobil
2 hari lalu

Volkswagen ID. Buzz Eclipse Edition Meluncur di Indonesia, Intip Ubahannya

Mobil
2 hari lalu

5 Fakta Insentif Mobil Listrik, Nomor 3 Mengejutkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal