TOKYO, iNews.id - Pabrikan mobil Jepang, Subaru, mengumumkan penarikan kembali (recall) beberapa model kendaraan di kawasan Asia Tenggara. Recall dilakukan terkait masalah pada lampu rem yang berpotensi korslet.
Dilansir dari Paultan, Senin (4/3/2019), Subaru mengatakan, dalam beberapa kasus, gas silikon dari beberapa produk yang digunakan dapat meresap melalui selubung sakelar lampu rem. Dampak yang terjadi adalah tidak berfungsinya beberapa komponen, seperti lampu rem, interlock transmisi, interlock kunci kontak, Vehicle Dynamic Control, dan sistem EyeSights.
Jika terus dibiarkan, lampu rem dapat mati mendadak tanpa disadari pemilik kendaraan. Hal ini sangat berbahaya jika sedang melaju di jalan raya, karena berpotensi menyebabkan kecelakaan beruntun.
Beberapa model kendaraan Subaru yang mengalami masalah, antara lain Forester (2014-2016), WRX empat pintu (2011-2014), Impreza (2008-2016), dan Subaru XV (2012-2017).
Negara-negara yang terdampak recall ini adalah Hong Kong, Taiwan, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Singapura. Namun, tidak ada nama Indonesia dalam daftar tersebut.