Krisis Chip, BMW Kurangi Fitur Canggih pada Mobil

Tangguh Yudha
Krisis chip semikonduktor, pabrikan mobil mewah Jerman BMV terpaksa mengurangi fitur canggih pada kendaraan. (Foto: Reuters)

Berdasarkan pernyataan resmi BMW kepada Automotive News Europe, perusahaan telah mengubah pemasok dan chipnya itu sendiri mrnggunakan chip yang tidak sepenuhnya mendukung Android Auto atau CarPlay.

Akibatnya, unit mobil yang terpaksa rilis tanpa kedua fitur tersebut harus menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air paling lambat akhir Juni 2022.

Tentu ini akan merepotkan para pemilik mobil. Jika begini, mau tidak mau suka tidak suka, mereka harus menyempatkan waktu membawa mobilnya ke bengkel untuk menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air.

Untuk diketahui, ini bukan pertama kalinya BMW mengirimkan mobil tanpa menghadirkan fitur tertentu untuk menghindari keterlambatan pengiriman. Musim gugur lalu BMW juga menghilangkan fitur layar sentuh pada beberapa model.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak

57 tahun lalu

Ikuti Regulasi di China, BMW Pasang Gagang Pintu pada Mobil Terbaru BMW iX3 LWB

57 tahun lalu

Pertama Dalam Sejarah, BMW Cuma Recall Satu Unit Motor karena Masalah Lampu Sein

57 tahun lalu

BMW Pekerjakan Robot Humanoid di Pabrik Perakitan Baterai, Kerja Tanpa Istirahat dan Dibayar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal