Ini akan melindungi pengendara karena akan membentur airbag yang berisi udara. Setelah beberapa saat, kantong udara perlahan akan mulai mengempis karena nitrogen yang ada di dalamnya akan mulai keluar.
Gas nitrogen yang keluar dari airbag juga bukan gas yang berbahaya bagi manusia. Nitrogen berguna supaya airbag tidak menempel (lengket) ketika masih terlipat di dalam.
Sementara untuk airbag yang terpasang di samping, akan aktif jika mobil mengalami benturan atau tabrakan di bagian sudut tertentu. Airbag yang terpasang di sebelah kiri body mobil tidak akan mengembang ketika bagian kanan yang mengalami benturan keras, begitu juga sebaliknya.
Cara kerja airbag di bagian samping juga berbeda dengan yang ada di bagian depan, yakni di kemudi dan dashboard.
Meski begitu, airbag atau kantung udara ini memang menjadi fitur yang sangat bermanfaat bagi pengemudi maupun penumpang. Airbag akan mengembang dalam waktu sepersekian detik setelah kendaraan mengalami benturan. Maka tidak heran jika fitur keselamatan yang satu ini wajib ada di setiap mobil.