Jangan Asal Pasang Benda atau Akeseoris di Mobil, Airbag Bisa Tidak Mengembang
JAKARTA, iNews.id - Airbag (kantong udara) kini menjadi fitur keamanan yang wajib ada pada kendaraan penumpang (passenger car). Ini untuk melindungi pengemudi dan penumpang pada saat terjadi kecelakaan.
Bagaimana cara kerjanya? Airbag akan bekerja jika ECU airbag mengirimkan perintah yang dipicu sensor yang diletakkan di beberapa titik terutama di bagian depan mobil. Sensor yang menerima gaya dalam jumlah besaran tertentu akan memberitahukan ECU bahwa mobil menerima tabrakan besar.
Perintah dikirimkan ke Initiator yang akan membakar Propellant Gain & Enhancer sehingga menghasilkan gas yang akan mengembangkan airbag untuk melindungi penghuni kabin mobil. Proses dari benturan hingga airbag mengembang terjadi sangat cepat, tidak lebih dari 0,2 detik saja.
“Fitur ini membantu melindungi pengemudi dan penumpang dari benturan dengan kabin mobil saat kecelakaan. Tapi, airbag tidak dapat berfungsi maksimal jika pengendara tidak paham beberapa hal penting terkait fitur safety ini,” ujar Yagmin, chief narketing Auto2000 dalam keterngan persnya dilansir Kamis (3/7/2024).
Dia menjelaskan airbag akan mengembang jika tingkat benturan di atas ambang ditentukan. Biasanya airbag akan otomatis mengembang pada kecepatan kendaraan sekitar 20-30 km per jam ketika menabrak frontal penghalang diam atau tidak bergerak seperti tembok.