Kecelakaan di Slipi Tewaskan 2 Orang akibat Sopir Truk Mengantuk, Pengamat Beberkan Fakta Ini

Irfan Ma'ruf
Muhamad Fadli Ramadan
Berdasarkan pemeriksaan polisi, kecelakaan truk di Slipi diakibatkan sopir mengantuk, bukan rem blong seperti yang diduga sebelumnya. (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

"Sesampainya di TKP mobil tersebut menerobos lampu merah, mengakibatkan kecelakaan seketika," ujarnya.

Berdasarkan foto yang dibagikan TMC Polda Metro Jaya, terlihat ada satu unit motor berada di kolong mobil.

"Kendaraan berat dilarang memasuki tol dalam kota mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Kelalaian sopir akibat kelelahan dan pelanggaran lampu merah menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan tragis ini," kata Kombes Pol Latif Usman dalam unggahan akun X (Twitter) @TMCPoldaMetro.

Kecelakaan ini terjadi tak lama setelah insiden mengerikan di Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta. Kelalaian Sopir truk menjadi penyebab kecelakaan, mengingat tak ada masalah pada sistem pengereman truk tersebut berdasarkan hasil investigasi.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan sudah saatnya aturan batas kecepatan ditegakkan. Sony mengatakan hembusan angin kencang dapat membuat kendaraan kehilangan kendali. Saat melaju di turunan panjang, akan membuat kendaraan berpindah arah dengan sendirinya saat terhantam angin kencang.

"Di sini penting kemampuan mengontrol diri untuk dapat berpikir sehat dalam mengambill keputusan yang benar. Terutama kemampuan melihat risiko bahaya dan menentukan kecepatan ideal," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

57 tahun lalu

Ubedilah Badrun Ungkap Momen yang Membuatnya Terpanggil Ikut Demo Mahasiswa

57 tahun lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal