Uji ekstrem kemudian berlanjut ke Gurun Atacama yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling kering di dunia. Area ini sering dijuluki sebagai “driving forbidden zone” karena kondisi lingkungannya yang sangat tidak bersahabat.
Kelembapan hanya sekitar 5 persen, suhu ekstrem, debu garam korosif, serta fluktuasi suhu harian di atas 30 derajat Celsius, Atacama menjadi ujian sesungguhnya untuk durabilitas kendaraan. Jetour T1 berhasil membuktikan ketangguhannya.
SUV ini mampu keluar dari jebakan pasir sedalam 30 cm berkat distribusi torsi hingga 390 Nm ke keempat roda secara presisi. Selain itu, performa tanjakan hingga 30 derajat juga dapat dilalui dengan tenaga yang tetap stabil.
Meski melaju di tengah badai pasir, kabin tetap bersih berkat penggunaan filter udara CN95 yang menjaga kualitas udara bagi penumpang.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan, pengujian ini menjadi bagian dari strategi global Jetour Travel+, menguji ketangguhan Jetour T1 di kondisi dunia nyata yang jauh dari kata ideal.