Jangan Asal Terjang! 4 Hal Perlu Diperhatikan Pemilik Mobil Listrik saat Banjir

Niko Prayoga
Ilustrasi mobil listrikk menerjang banjir. (Foto: Ilustrasi AI)

Jika Anda tinggal di daerah yang memang rawan terjadi banjir, disarankan agar terus memantau informasi ketinggian air atau situasi di sekitar Anda. 

Hal itu dilakukan guna mengetahui apakah banjir yang cukup besar dan dalam akan terjadi di daerah Anda atau tidak. Jika diperkirakan banjir akan datang, disarankan untuk segera memindahkan kendaraan listrik ke tempat yang lebih aman.

Meski kendaraan listrik telah dirancang kedap air, namun air banjir yang cukup besar tetap berpotensi merusak kendaraan listrik khususnya pada baterai.

Sebab, kendaraan listrik yang rusak akibat banjir dapat menimbulkan potensi terjadinya pelepasan panas berlebih (thermal runaway) yang dapat menyebabkan kebakaran. Jika kerusakan terjadi di air asin, risiko korsleting baterai yang menyebabkan kebakaran akan meningkat. 

4. Jangan Coba-Coba Menghidupkan atau Mengisi Daya Kendaraan Listrik setelah Terendam Banjir

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mobil Listrik Komersial China Farizon Meluncur di Indonesia, Boyong Model Van

57 tahun lalu

Bidik 20 Dealer, Selain Mobil Listrik Changan Siap Bawa Model ICE dan Hybrid

57 tahun lalu

Jajal Mobil Listrik Mungil Changan Lumin, Tembus Kemacetan Jalanan Ibu Kota

57 tahun lalu

20 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: Geely Puncaki Penjualan, BYD Mendominasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal