Jadi Sorotan Publik, Ini Alasan Agrinas Pangan Nusantara Impor 105.000 Unit Mobil Pikap dari India

Rohman Wibowo
Langkah impor 105.000 unit mobil pikap dan truk dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi sorotan publik. (Foto: Mahindra)

JAKARTA, iNews.id - Langkah impor 105.000 unit mobil pikap dan truk dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi sorotan publik. Nilai pengadaan yang mencapai Rp24,66 triliun memicu perdebatan karena dilakukan saat kapasitas produksi kendaraan niaga dalam negeri dinilai masih mencukupi.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, memaparkan alasan di balik keputusan tersebut. Pengadaan kendaraan itu diperuntukkan bagi operasional logistik Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurut Joao, pertimbangan utama adalah faktor harga, kualitas, serta ketersediaan unit di pasar domestik. Dia menilai produk asal India menawarkan kombinasi yang paling sesuai dengan kebutuhan program.

"Kami memesan dengan harga yang sangat kompetitif atau hampir 50 persen lebih murah dari kompetitornya. Dari sisi durability, power, dan fuel consumption, kendaraan ini sangat andal dan sangat bagus," ucap Joao dalam keterangannya kepada awak media dikutip, Minggu (22/2/2026).

Dia menuturkan keterbatasan anggaran program menjadi pertimbangan krusial. Jika tidak cermat mencari harga terbaik, dana yang tersedia tidak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan distribusi logistik nasional.

"Kalau saya tidak pintar-pintar cari harga yang bagus, barang bagus, ya duitnya tidak cukup. Tapi dengan seperti ini (impor dari India), kan Indonesia dapet barang bagus, kualitas bagus, harganya sangat bagus sehingga kami bisa manfaatkan ini untuk kepentingan rakyat untuk memotong distribusi yang selama ini menjadi beban utama dari petani," katanya.

Selain faktor harga, Joao juga menyebut strategi diversifikasi pasar. Dia tidak ingin bergantung sepenuhnya pada produsen arus utama, terlebih saat ketersediaan unit di dalam negeri terbatas.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
17 menit lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Nasional
1 jam lalu

Respons Agrinas Diminta Tunda Impor 105.000 Pikap dari India: Kami Taat Perintah

Nasional
4 jam lalu

Dasco Minta Pemerintah Tunda Impor 105.000 Mobil Pikap dari India

Nasional
5 jam lalu

Respons Istana soal Rencana Impor 105.000 Unit Mobil Pikap dari India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal