Industri Otomotif Lesu, Ini Upaya Gaikindo Cegah Badai PHK

Muhamad Fadli Ramadan
Penjualan mobil yang tak kunjung meningkat menimbulkan kekhawatiran terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. (Foto: Dok)

Usulan tersebut disambut baik oleh Gaikindo. Bahkan, mereka berupaya agar seluruh pabrikan yang ada di Indonesia tak melakukan PHK. Sebab, itu akan membuat kondisi perekonomian di Tanah Air semakin memburuk.

"Kami sedang mengusahakan hal tersebut. Berkali-kali pak Menteri Perindustrian mengimbau kami agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja," kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, di arena GIIAS 2025, ICE BSD City, Tangerang, belum lama ini.

Nangoi memastikan seluruh anggota Gaikindo saat ini berusaha keras untuk tidak melakukan PHK, meski penjualan lesu. Mereka saat ini mengurangi jumlah produksi, seperti hanya menjalankan satu shift dan tidak ada lemburan.* "Yang kita lakukan adalah kami tidak menambah karyawan kontrak. Sementara kami hentikan, kita bertahan," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjualan Mobil Daihatsu Juni 2026 Naik 27 Persen, Gran Max dan Sigra Jadi Penopang

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gaikindo Minta Insentif Tak Hanya untuk Mobil Listrik, Bensin dan Hybrid juga Diberikan

57 tahun lalu

Andalkan Mobil Harga di Bawah Rp300 Juta, Daihatsu Rebut Market Share 17,4 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal