Heboh! Mobil Bermesin Pesawat Bom Nuklir Nyaris Dilelang, Tenaganya Tembus 6.930 Tenaga kuda

Dani M Dahwilani
Flying Caduceus, mobil jet legendaris bertenaga mesin pembom nuklir, pelopor balap kecepatan darat modern. (Foto: Bonhams)

JAKARTA, iNews.id – Dunia otomotif kembali menyoroti salah satu kendaraan paling unik dalam sejarah balap kecepatan darat, Flying Caduceus. Mobil jet legendaris yang ditenagai mesin bekas pesawat pembom nuklir Amerika Serikat itu sempat dijadwalkan dilelang dengan nilai mencapai 90.000 dolar AS atau sekitar Rp1,6 miliar, sebelum akhirnya ditarik secara misterius dari daftar penjualan.

Flying Caduceus bukan sekadar mobil balap biasa. Kendaraan yang dibangun pada 1960 itu dikenal sebagai salah satu pelopor mobil pemecah rekor kecepatan darat bertenaga jet pertama di dunia. Keberadaannya menjadi tonggak penting dalam perkembangan teknologi kendaraan berkecepatan ekstrem.

Mobil tersebut semula akan dilelang oleh Bonhams dalam ajang National Automobile Museum Auction di Reno, Nevada, Amerika Serikat. Estimasi harga antara 70.000 hingga 90.000 dolar AS, kendaraan bersejarah itu dijadwalkan dijual tanpa harga minimum. Namun, menjelang pelaksanaan lelang, pihak penyelenggara mengumumkan lot tersebut ditarik dari penjualan.

Keputusan itu memicu tanda tanya di kalangan kolektor dan penggemar otomotif. Sebab, Flying Caduceus memiliki nilai sejarah yang jauh melampaui harga jualnya.

Kendaraan ini dirancang oleh Dr Nathan Ostich pada akhir 1950-an. Saat mayoritas kendaraan pemecah rekor masih mengandalkan mesin piston konvensional, Ostich memiliki visi berbeda dengan memanfaatkan teknologi turbojet untuk menembus kecepatan lebih dari 500 mph atau sekitar 805 km/jam.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal