Bagi pecinta performa, BlackAuto Dynotest jadi magnet utama. Ajang pengukuran performa mesin mobil ini kembali digelar menggunakan Mainline Dynolog, perangkat dyno yang biasa digunakan dalam kompetisi dan pengujian performa tingkat dunia.
Untuk putaran pembuka ini, tiga kelas utama dibuka, yakni Diesel, NA (Naturally Aspirated), dan FFA (Free For All). Selain itu, BlackAuto Battle 2025 juga memperkenalkan kategori baru, yaitu Bracket Dynotest 70hp dan 130hp.
"Bracket dynotest ini memungkinkan peserta unjuk kebolehan dengan batasan tenaga mesin tertentu, membuat kompetisi semakin menarik dan adil," kata Boy.
Dia mengungkapkan, lebih dari sekadar kontes modifikasi, BlackAuto Battle 2025 hadir sebagai platform kolaboratif bagi komunitas otomotif, modifikator, audio engineer, hingga pegiat car enthusiast.
"Selain jajaran mobil modifikasi, kegiatan menarik lainnya di seri pembuka BAB 2025 ini ada dB Muffler Competition, yaitu lomba adu kencang suara knalpot mobil, foto booth AI dimana kita bisa memilih background dan setting foto dengan nuansa otomotif khas BAB dan Black Shoot Challange," ujar Boy Prabowo.
Setelah putaran West Region ini, BlackAuto Battle 2025 akan melanjutkan rangkaian acara ke berbagai kota besar lain di Indonesia, sebelum akhirnya menyelenggarakan Final Battle yang mempertemukan para juara.
Pelaksanaan BlackAuto Battle 2025 berikutnya akan berlangsung di Grand City Surabaya pada 13 September 2025. Kemudian babak Final Battle di JEC Yogyakarta pada 22 - 23 November 2025.