Gaikindo Minta TKDN Dijaga untuk Lindungi Industri Otomotif, Periklindo Pilih Dilonggarkan

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi aturan TKDN. (Dok. iNews.id)

Moeldoko turut menanggapi adanya isu kuota impor yang akan dihilangkan. Menurutnya, tidak semua barang dapat diberlakukan dengan kebijakan yang sama. Dia memberi contoh bawang merah dan kedelai yang jumlahnya tidak perlu dibatasi.

"Itu sepenuhnya impor, hampir sepenuhnya impor. Begitu ada kuota, di situ justru terjadi permainan. Tapi kalau itu dibebaskan ke market, market yang mekanisme pasar, maka itu menjadi mereka yang bersaing. Para importir yang bersaing, masyarakat yang menikmati," katanya.

Sementara dalam industri kendaraan listrik, Moeldoko mengatakan persoalannya ada pada kebijakan pajak, termasuk CBU (Completely Built Up), CKD (Completely Knock Down), dan kebijakan lainnya.

Sebelumnya, Gaikindo mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dalam mengambil langkah. Gaikindo menilai negara yang memilih tidak mengimpor kendaraan ke Amerika Serikat (AS) akibat tarif resiprokal (imbal balik) akan mencari pangsa pasar negara lain, termasuk Indonesia yang dinilai cukup besar. Di mana, Presiden AS Donald Trump telah memberlakukan tarif 25 persen untuk industri otomotif bagi kendaraan yang diproduksi di luar AS.  

"Industri otomotif kita sudah bangun puluhan tahun lho ya. Kami enggak mau industri ini ambruk, nanti ini kita akan koordinasikan dengan pemerintah terkait hal tersebut," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dalam konferensi pers GIIAS 2025 di Jakarta, Rabu 16/4/2025).  

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Merek Mobil Terlaris Januari-Mei 2026: Toyota Masih Kokoh, Jaecoo Tembus 5 Besar

57 tahun lalu

Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China

57 tahun lalu

Sesi Autotech iNews Campus Connect UNS Bahas Cara Berkendara Hemat, Ini Tipsnya!

57 tahun lalu

Deretan Mobil Terlaris di Indonesia April 2026, Nomor 1 Kendaraan Operasional MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal