Gaikindo Minta Insentif Tak Hanya untuk Mobil Listrik, Bensin dan Hybrid juga Diberikan

Dani M Dahwilani
Gaikindo mengusulkan kepada Kementerian Perindustrian agar pemerintah menerapkan kebijakan insentif untuk seluruh jenis kendaraan bermotor. (Foto: Dok iNews.id)

Menurut Gaikindo, pemberian stimulus secara merata akan membantu menjaga pertumbuhan pasar otomotif nasional sekaligus memberikan kepastian bagi investor yang telah maupun akan menanamkan modal di Indonesia.

Selain memperluas insentif, Gaikindo juga mengapresiasi berbagai dukungan pemerintah terhadap industri otomotif selama ini. Dukungan tersebut antara lain melalui fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS) yang membebaskan bea masuk impor bahan baku dan komponen yang belum diproduksi di dalam negeri sehingga meningkatkan efisiensi biaya produksi.

Di sisi lain, Gaikindo mengungkapkan dukungan pemerintah terhadap investor Jepang juga menarik perhatian produsen otomotif asal Tiongkok. Sejumlah perusahaan otomotif China yang mulai berinvestasi di Indonesia berharap memperoleh dukungan serupa agar dapat menjalankan rencana investasi jangka panjang.

Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo Jongkie Sugiarto, menilai kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi iklim investasi nasional.

"Melihat dukungan dari pemerintah terhadap industri otomotif Jepang di Indonesia, beberapa perusahaan otomotif dari Tiongkok yang saat ini sedang mulai berinvestasi di Indonesia menyatakan keinginannya untuk mendapatkan dukungan yang sama dari pemerintah agar dapat menjalankan rencana jangka panjangnya di Indonesia," kata Jongkie.

Gaikindo optimistis kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan akan membuat Indonesia tetap menjadi salah satu tujuan investasi otomotif yang kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

"Sebagai asosiasi yang mewadahi industri kendaraan bermotor di Indonesia, Gaikindo akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku industri, serta seluruh pemangku kepentingan," kata Anton.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Pembelian Rusun Subsidi Tipe 45 Diusulkan Bebas PPN, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Tak Hanya Siswa, Ibu Hamil hingga Balita Juga Tak Terima MBG saat Libur Sekolah

57 tahun lalu

20 Merek Mobil Terlaris Januari-Mei 2026: Toyota Masih Kokoh, Jaecoo Tembus 5 Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal