Ferrari Ungkap 60 Persen Supercarnya Akan Bertenaga Listrik di 2026

Tangguh Yudha
Supercar Italia Ferrari menyatakan sebagian besar produknya akan beralih ke listrik pada 2026. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Supercar Italia Ferrari menyatakan sebagian besar produknya akan beralih ke listrik dalam beberapa tahun ke depan. Ini diumumkan dalam rapat pemegang saham.

Ferrari mengatakan 60 persen mobilnya akan mengusung konsep full listrik atau hybrid pada 2026. Sementara 40 persen sisanya akan tetap mempertahankan sistem bahan bakar konvensional.

Ferrari menyebut seluruh kendaraannya akan menjadi netral karbon pada 2030. Meskipun demikian, perusahaan akan terus mengembangkan kendaraan mesin pembakaran internal (ICE).

"Ferrari akan menghadirkan tiga powertrain dengan rasa berkendara yang khas. Ini akan meminjam teknologi powertrain hybrid dari F1 dan pengalaman balap lainnya," katanya dilansir dari Engadget, Minggu (19/6/2022).

"Sementara mesin listriknya akan dirancang dengan tangan, dan dirakit di Maranello untuk memastikan pengalaman berkendara unik yang juga berasal dari solusi balap," ujar Ferrari.

Supercar berlogo kuda jingkrak meluncurkan produk plug-in hybrid pertamanya, SF90 Stradale, pada 2019. Sekarang Ferrari memiliki empat line-up model terpisah yang bisa dibilang setengah produknya sudah dialiri listrik.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

Debut Dunia! Lepas E4 Resmi Dipamerkan di IIMS 2026, Ini Fotonya

Mobil
2 hari lalu

Debut di IIMS 2026, iCar Gaspol Buka Pesanan SUV Listrik V23

Mobil
3 hari lalu

Suzuki e-Vitara Meluncur di IIMS 2026, Sekali Cas Tembus 428 Km

Aksesoris
5 hari lalu

Populasi Mobil Listrik Naik, Thunder Kembangkan Aki EV di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal