Dia menilai industri otomotif, khususnya kendaraan komersial, memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional. Selain memberikan kontribusi terhadap ekspor, kendaraan komersial juga menjadi tulang punggung distribusi logistik di berbagai sektor industri di dalam negeri.
Di sisi produksi, industri otomotif nasional saat ini mampu menghasilkan sekitar 1,2 juta unit kendaraan setiap tahun. Angka tersebut dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar, karena kapasitas produksi nasional sebenarnya dapat mencapai lebih dari 2 juta unit per tahun.
Kapasitas yang belum dimanfaatkan secara maksimal tersebut, industri otomotif Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi sekaligus memperluas pasar ekspor. Sebab itu, penyelenggaraan Giicomvec 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pertumbuhan industri otomotif nasional.
Pameran yang digagas oleh Gaikindo ini menjadi wadah bagi pelaku industri untuk menampilkan berbagai inovasi kendaraan komersial terbaru.
Selain itu, Giicomvec 2026 juga menghadirkan berbagai program edukasi seperti seminar dan diskusi mengenai masa depan industri otomotif.
Topik yang dibahas antara lain transformasi logistik, penggunaan kendaraan listrik pada sektor transportasi niaga, hingga peningkatan standar keselamatan transportasi.
Melalui forum tersebut, pelaku industri diharapkan dapat memperluas kolaborasi serta membuka peluang pasar baru bagi kendaraan produksi Indonesia di tingkat global.