Dampak Skandal Penyimpangan Produksi, Daihatsu Bekukan Ekspor Mobil di Indonesia

Wahyu Sibarani
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membekukan ekspor mobil imbas dari adanya skandal penyimpangan produksi mobil. (Foto: Dok iNews.id)

"Dan, kami pun tetap berkoordinasi dengan otoritas pemerintah Indonesia. Pelanggan Daihatsu tetap dapat menggunakan kendaraannya dengan aman dan nyaman," ujar Daihatsu.

Diketahui, pada 20 Desember 2023 Daihatsu Motor Co dan Toyota Motor Corporation menggelar keterangan pers bersama terkait hasil investigasi adanya penyimpangan prosedur produksi mobil di pabrik Daihatsu. Hasil laporan tersebut menyebutkan terdapat 174 kesalahan prosedur proses produksi di 64 mobil dan tiga mesin.

Massifnya temuan itu membuat Daihatsu dan Toyota sepakat untuk menghentikan pengiriman mobil baik untuk pasar domestik dan luar negeri. Untuk memberikan kepercayaan dan kejadian tidak terulang lagi, mereka akan merombak manajemen Daihatsu.

"Ada 174 penyimpangan yang ditemukan dan terdampak pada 64 model dan tiga mesin untuk model lokal dan pasar luar negeri. Semuanya masih dalam produksi dan pengembangan. Termasuk juga diproduksi ulang sebagai OEM untuk perusahaan lain. Di mana itu terlihat pada 28 model domestik dan 16 model pasar internasional," kata Hiromasha Hoshika, Executive Vice President Daihatsu Motor Co. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Teknologi Mesin Terus Berkembang, Toyota Kenalkan Engine Terbaru 

20 hari lalu

Penjualan Mobil Daihatsu Juni 2026 Naik 27 Persen, Gran Max dan Sigra Jadi Penopang

24 hari lalu

Toyota Luncurkan Mobil Listrik Double Cabin Hilux EV, Gendong Mesin Baru

1 bulan lalu

Andalkan Mobil Harga di Bawah Rp300 Juta, Daihatsu Rebut Market Share 17,4 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal