Tiga model pembuka Seal, Atto 3, dan Dolphin membawa DNA teknologi BYD, seperti Blade Battery dan e-Platform 3.0, yang dipercaya karena keunggulan keselamatan dan efisiensi. BYD Seal tampil sebagai sedan listrik berperforma tinggi dengan desain aerodinamis, sedangkan Atto 3 hadir sebagai SUV modern dengan fleksibilitas kabin dan fitur keselamatan komprehensif. Dolphin, city hatchback ringkas, menawarkan mobilitas ekonomis dengan biaya operasional rendah.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao menegaskan misi BYD di Indonesia. “Sejak awal kehadiran BYD di Indonesia, komitmen kami jelas, yaitu berjalan bersama masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan. Melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi berkelanjutan, kami akan terus membuka akses terhadap mobilitas lebih aman, efisien, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ujarnya di GJAW 2025.
Konsistensi BYD dalam membaca preferensi konsumen Indonesia tercermin dari keputusan meluncurkan BYD M6 pada Juli 2024 sebagai MPV listrik resmi pertama yang dipasarkan di Indonesia. Segmen MPV yang mendominasi pasar otomotif, M6 menjadi solusi bagi keluarga Indonesia yang membutuhkan kendaraan berkapasitas besar, nyaman, namun tetap efisien.
Masuk pada 2025, BYD memperluas portofolionya melalui Sealion 7, SUV listrik premium dengan performa tinggi, desain modern, dan fitur keselamatan berbasis teknologi bantuan pengemudi canggih. Model ini memperkaya pilihan kendaraan listrik bagi masyarakat yang menginginkan EV berkarakter premium namun tetap efisien.
Hadirnya Sealion 7 melengkapi lineup BYD yang kini mencakup sedan, SUV, hingga MPV, menjadikan BYD sebagai salah satu produsen EV dengan portofolio paling lengkap di Indonesia.