Butuh 100.500 Unit, Bos Agrinas Sebut Pabrikan Dalam Negeri Hanya Sanggup 45.000 Mobil Pikap

Dani M Dahwilani
Rohman Wibowo
PT Agrinas Pangan Nusantara menyebut pabrikan otomotif dalam negeri hanya sanggup produksi 45.000 unit pikap dari total kebutuhan 105.000 unit lebih. (Foto: Mitsubishi)

JAKARTA, iNews.id – Polemik mobil impor India makin memanas. PT Agrinas Pangan Nusantara menyebut pabrikan otomotif dalam negeri hanya sanggup memproduksi 45.000 unit mobil pikap dari total kebutuhan lebih 105.000 unit untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, membantah tudingan perusahaan tidak memprioritaskan produsen lokal. Dia menegaskan seluruh proses pengadaan dilakukan secara terbuka dan transparan.

“Klarifikasi kami bahwa tidak memberikan kesempatan atau tidak memberikan ruang kepada produsen lokal itu tidak benar. Karena kami terbuka, kami juga melakukan kegiatan (proses penawaran pengadaan) ini secara transparan, dan semua produsen kami beri kesempatan yang sama,” kata Joao saat ditemui di Kantor Agrinas, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, Agrinas telah mengundang sejumlah pabrikan besar untuk menyatakan kesanggupan produksi. Namun kapasitas yang ditawarkan belum mampu memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar dengan tenggat waktu relatif singkat.

Dari dokumen yang dipaparkan, terdapat empat perusahaan otomotif yang menyampaikan kemampuan produksi terbatas. Total kapasitas maksimal yang dapat dipenuhi tidak lebih dari 45.000 unit, baik untuk truk, pikap 4x4, maupun kendaraan niaga lainnya.

Empat merek tersebut yakni Mitsubishi Fuso, Foton Aumark, Hino, dan Isuzu. Rinciannya, Mitsubishi Fuso disebut hanya mampu memproduksi 20.600 unit, Foton Aumark 13.500 unit, Hino 10.000 unit, dan Isuzu 900 unit.

“Mereka hanya mampu memproduksi inden unit per bulan. Artinya bahwa kebutuhan kami tidak bisa terpenuhi, dan harganya pun ditawarkan sekitar 25 persen lebih mahal dengan kompetitor yang kami akhirnya berkontrak,” ujar Joao.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Nasional
10 jam lalu

Bos Agrinas Klaim Sudah Tawarkan Pengadaan Pikap ke Pabrikan Lokal, Hanya Mampu Produksi Segini

Mobil
16 jam lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India, Bagaimana dengan Bengkel dan Sparepart jika Rusak?

Mobil
22 jam lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India Akhirnya Ditunda, Gaikindo: Industri Dalam Negeri Mampu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal