Bobot Lebih Berat dari Kendaraan Biasa, Mobil Listrik Rusak Jalan di China 

Dani M Dahwilani
Ledakan penjualan SUV dan MPV listrik berbobot hingga tiga ton membuat kerusakan jalan di China meningkat. (Foto: Ilustras/AI)

Tak hanya itu, pembebasan pajak tahunan kendaraan dan kapal untuk kendaraan listrik murni maupun plug-in hybrid (PHEV) juga akan dihapus secara bertahap.

Sejumlah daerah bahkan telah melakukan uji coba sistem baru. Provinsi Hainan, misalnya, menjalankan program percontohan yang memanfaatkan teknologi navigasi satelit untuk melacak pergerakan kendaraan. Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai dasar penerapan pajak berdasarkan jarak tempuh yang disesuaikan dengan jenis dan kelas kendaraan.

Pemerintah China juga berupaya menekan tren kendaraan yang semakin besar. Regulasi mengenai konsumsi energi kini memberikan penalti terhadap mobil penumpang yang memiliki bobot terlalu berat.

Kebijakan tersebut diharapkan mendorong produsen mengembangkan kendaraan yang lebih ringan melalui penggunaan material modern dan desain aerodinamis, bukan sekadar memasang baterai berkapasitas lebih besar untuk meningkatkan jarak tempuh.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
19 jam lalu

Bahlil Ramal Hidrogen Bakal Jadi Gantikan Kendaraan Listrik: Paling Lambat 5-10 Tahun

2 hari lalu

Dilengkapi Fitur Parking Assistance, BAIC T1 Bisa Parkir Sendiri dengan Sekali Sentuh Layar

5 hari lalu

Intip Fitur Unik Chery Q, Bisa Parkir Otomatis hingga Speaker Eksternal

5 hari lalu

Pabrikan Otomotif Minta Insentif Lebih Adil, Tak Hanya untuk Mobil Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal