Belajar dari Kecelakaan Syabda, Hindari Ngantuk Ini Harus Diperhatikan Pengendara Mobil

Muhamad Fadli Ramadan
Syabda meninggal akibat kecelakaan yang diduga pengendara mobil mengantuk saat dalam kecepatan tinggi. (Foto: Dok.Polda Jateng)

“Untuk menghindari kemacetan, salah satu kuncinya adalah manajemen waktu. Hal utama dari melakukan long trip adalah istirahat berkala, kalau menggunakan sistem target bahaya sekali,” kata Sony saat dihubungi iNews.id.

Untuk menjaga kondisi fisik tetap prima dan mental tetap terjaga sepanjang perjalanan, istirahat berkala perlu dilakukan. Hal ini juga memungkinkan pengemudi tetap bugar sepanjang perjalanan dan terhindar dari rasa kantuk.

“Jadi, kalau ingin sampai di tempat tujuan tepat waktu, maka dua hari sebelumnya sudah melakukan perjalanan. Target seperti itu baru benar, tapi kalau berharap satu hari perjalanan sampai tempat tujuan, pasti akan stres,” ujar Sony.

Sony juga menyampaikan pelaku perjalanan jarak jauh menggunakan mobil pribadi harus bisa mengatur jadwal istirahat. Menurutnya, itu sangat perlu dilakukan oleh seorang pengendara agar perjalanan lebih aman.

“Ini penting banget, karena banyak sekali kecelakaan terjadi ketika memaksakan untuk mengemudi. Atur jadwal istirahat, meski hanya berhenti di rest area untuk meregangkan tubuh dan sebagainya, kondisi psikis kita akan memengaruhi cara mengemudi,” ucapnya.

Kondisi mental seorang pengemudi, diungkapkan Sony akan terkuras jika memaksakan berkendara dalam waktu yang lama. Pasalnya, mereka hanya fokus berkendara dan tak bisa melakukan aktivitas lainnya di dalam mobil seperti penumpang lain.

“Di dalam kabin itu kan fisibilitas terbatas dan kita juga merasa dikungkung di dalam ruangan. Artinya kita harus istirahat, kemudian menghirup udara agar aliran darah lancar. Bahkan, kita harus menstimulasi penglihatan dan penciuman,” jelasnya.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Mobil Tertabrak Kereta di Bogor, KRL Bogor-Jakarta Sempat Terganggu

Nasional
6 hari lalu

Kemenhub Ungkap Angka Fatalitas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 31 Persen

Nasional
10 hari lalu

Korlantas Ungkap Fatalitas Kecelakaan Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Turun 30,41 Persen

Nasional
10 hari lalu

Jasa Marga Ungkap Microsleep Jadi Penyebab Utama Kecelakaan selama Mudik Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal