Baterai Kendaraan Listrik yang Terbakar Tak Padam dengan APAR Biasa, Diperlukan Senyawa Khusus

Muhamad Fadli Ramadan
Baterai Kendaraan Listrik yang Terbakar Tak Padam dengan APAR Biasa (Foto: Fadli)

JAKARTA, iNews.id - Perkembangan kendaraan listrik yang kian meningkat perlu dibarengi dengan industri pendukung lainnya. Bukan hanya ekosistem, alat pemadam saat kendaraan terbakar juga perlu dipersiapkan.

Kendaraan listrik membutuhkan penanganan berbeda saat terjadi kebakaran. Hal ini membuat pemadam kebakaran harus menambah ilmu pengetahuan agar bisa melakukan tindakan yang tepat. 

Pada pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023 terdapat Alat Pemadam Api Ringan (APAR) khusus untuk memadamkan kebakaran pada baterai kendaraan listrik. 

APAR dikembangkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang juga melakukan simulasi pemadaman. Chief Technology Officer PT FAST Franky Affandy mengatakan baterai kendaraan listrik yang terbakar tidak bisa padam dengan APAR biasa.

“APAR biasa itu kan bubuk, dan komposisinya itu ada garam. Jadi, saat disemprotkan ke baterai kendaraan listrik yang terbakar maka apinya akan lebih besar. Untuk itu, dibutuhkan senyawa khusus dalam memadamkan baterai,” kata Franky saat ditemui MNC Portal di JIExpo Kemayoran.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Nasional
2 hari lalu

Mendagri Terbitkan Edaran, Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Kuartal II 2026: Insentif Mobil Listrik hingga Kredit Murah

Mobil
3 hari lalu

Kendaraan Listrik Bebas Pajak di Jakarta, AEML Ungkap Dampak Berantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal