Bantah Mobil Tesla Jadi Alat Mata-Mata AS di China, Elon Musk: Sama seperti TikTok 

Dani M Dahwilani
Elon Musk membandingkan ketakutan China, Tesla digunakan untuk memata-matai, dengan ketakutan AS pada 2020 terhadap aplikasi TikTok. (Foto: Carscoops) 

MICHIGAN, iNews.id - Angkatan Darat China melarang mobil Tesla memasuki kompleks militer karena diduga sebagai alat mata-mata Amerika Serikat (AS). Menanggapi itu, founder Tesla Elon Musk membantahnya. 

Seperti diketahui, militer China melarang pemilik Tesla memasuki kompleks penting. Mereka wajib memarkir kendaraan di luar kompleks militer karena kekhawatiran pabrikan mobil tersebut mengumpulkan data sensitif melalui kamera internal kendaraan.  

Saat berbicara di Forum Pembangunan China tahunan yang diselenggarakan dewan negara pemerintah, Musk mengatakan bukan itu masalahnya. 

“Ada dorongan yang sangat kuat bagi kami untuk sangat merahasiakan informasi apa pun,” katanya, seperti dilansir dari Carscoops, Jumat (26/3/2021).   

"Jika Tesla menggunakan mobil untuk memata-matai di China atau di mana pun, kami akan ditutup," ujar Musk. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Elon Musk Buka Rahasia Algoritma X, Begini Cara AI Menentukan Isi Feed For You

57 tahun lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

57 tahun lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

57 tahun lalu

Trump Boyong Pengusaha Kelas Kakap AS ke China, Ada Elon Musk hingga Tim Cook

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal