4. Jangan injak pedal kopling
Untuk mobil transmisi manual, jauhkan kaki kiri dari pedal kopling. Saat pedal kopling diinjak, mobil malah akan meluncur deras tidak terkendali karena tidak tertahan putaran mesin.
5. Jangan posisikan gigi ke netral
Efeknya sama dengan menginjak pedal kopling karena putaran ban tidak tertahan putaran mesin. Anda bisa membantu mengurangi kecepatan dengan menurunkan posisi gigi. Namun langkah ini hanya efektif jika laju mobil tidak terlalu kencang karena tidak mudah memindahkan tuas transmisi saat panik dan efeknya kurang terasa pada mobil matik. Jika sulit, cukup pertahankan arah kemudi supaya tetap lurus ke depan.
6. Lepaskan injakan pada pedal gas
Lepaskan pedal gas dan biarkan kecepatan turun dengan sendirinya begitu terdeteksi ada ban mobil yang pecah. Dengan begitu Anda bisa fokus pada upaya mengendalikan arah mobil. Kalau kecepatan sudah mulai berkurang dan terkendali, arahkan kendaraan ke kiri jalan secara perlahan dan jangan lupa aktifkan lampu sein ke kiri. Terus pantau kondisi di belakang via kaca spion. Jika kecepatan sudah cukup lambat, arahkan mobil ke bahu jalan dan biarkan mobil berhenti lantaran kehabisan momentum.
Cara Mencegah Ban Pecah
Risiko ban mobil pecah dapat dicegah jika pengguna kendaraan rutin melakukan perawatan mobil seperti mengecek tekanan angin ban. Termasuk rotasi ban secara berkala supaya setiap ban berbagi beban dan mengalami keausan telapak ban secara lebih merata dan proporsional. Termasuk menjalankan spooring dan balancing untuk memastikan ban serta seluruh perangkat kaki-kaki dalam kondisi prima.