Apa yang Terjadi jika Mobil Listrik Kehabisan Baterai? Perhatikan Ini Sebelum Mogok

Rina Anggraeni
Banyak masyarakat bertanya, apa yang terjadi jika mobil listrik kehabisan baterai? (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Apa yang terjadi jika mobil listrik kehabisan baterai? Pertanyaan ini banyak dilontarkan masyarakat yang masih ragu dengan keamanan dan kepraktisan mobil listrik (EV). 

Perlu diketahui, mobil listrik murni bergerak menggunakan energi dari baterai (BEV). Seperti mobil konvensional (ICE), baterai mobil listrik perlu diisi kembali atau recharge bila sudah habis.  

Bedanya dengan kendaraan biasa, pengisian ulang mobil listrik bisa dilakukan di rumah atau stasiun isi ulang khusus mobil listrik (SPKLU).  

Namun, jumlah SPKLU di Indonesia masih terbatas. Kembali ke pertanyaan, apa yang terjadi jika mobil listrik kehabisan baterai?Dirangkum dari berbagai sumber berikut ulasannya: 

1. Peringatan baterai bakal habis menyala 

Dalam kendaraaan listrik ada sistem informasi yang akan memberitahu kepada pengemudi jumlah daya baterai. Contohnya, saat di perjalanan informasi baterai habis akan ditampilkan di layar dasbord dengan memberitahukan baterai sudah 10 persen atau tanda beberapa kilometer baterai akan habis. Jika peringatan itu muncul dianjurkan untuk
mencari stasiun pengisian listrik terdekat. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wuling Pastikan Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta? 

57 tahun lalu

Bakal Panaskan GIIAS 2026, Ini Alasan Hyundai Boyong Ioniq 3

57 tahun lalu

Hyundai Siapkan Kejutan Mobil Listrik Prototipe 7-Seater di GIIAS 2026

57 tahun lalu

BAIC T1 Meluncur di Indonesia, Bidik 16 Persen Pasar Crossover EV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal