Tesla bukan pertama pabrikan yang memproduksi kendaraan listrik. Sebelumnya, Nissan Leaf telah lebih dahulu memperkenalkan mobil listrik ke khalayak dunia. Bahkan, Nissan Leaf diklaim sebagai mobil listrik terlaris di dunia. Sejak tahun 2010 peluncurannya pertama kali hingga Desember 2020 lalu, Nissan Leaf berhasil membukukan penjualan lebih dari 500.000 unit di 59 negara di dunia.
Namun, kesuksesan Tesla dalam kendaraan listrik sangat fenomenal. Meski di era pandemi Covid-19, penjualan Tesla sangat moncer. Sepanjang 2020, Tesla yang tergolong pemain baru di industri otomotif berhasil mengirimkan mobil kebanggaannya tersebut ke 500.000 garasi rumah pelanggan.
Persaingan ketat mobil listrik sangat terasa pada 2020. Ke depan, kompetisi mobil listrik bakal lebih seru lagi. Selain Tesla dan Nissan, sejumlah pabrikan yang laris menjual mobil listrik diantaranya BYD, BMW, Hyundai, Volkswagen, Geely, BJEV, dan SIC.
Sejauh ini, Tesla masih mendominasi pangsa pasar mobil listrik dunia. Tesla masih menjadi primadona dunia. Pabrikan lain terus berupaya menjadi yang terbaik. Gebrakan Hyundai Motor Group cukup cemerlang. Secara total bersama KIA, Hyundai telah memasarkan mobil listrik sebanyak 501.487 unit di seluruh dunia.
Adapun, pabrikan mobil mewah asal Jerman, BMW juga punya ambisi besar dalam ikut meramaikan pasar mobil listrik. Dalam waktu tiga tahun ke depan akan memproduksi sebanyak 250.000 unit mobil listrik. Bahkan, tahun 2030, BMW menargetkan setengah penjualannya disumbang dari mobil listriknya. Rekan sejawatnya asal Jerman, Mercedes-Benz juga serius membangun mobil listrik. Pada 2020, manuvernya juga cukup bagus dengan membukukan penjualan sekitar 160.000 baik mobil listrik penuh maupun hybrid secara global.