Alasan Orang Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik Bekas

Muhamad Fadli Ramadan
Meski penjualannya terus mengalami peningkatan, pasar mobil listrik bekas di Indonesia belum terbentuk. 

Peningkatan penjualan terjadi seiring banyaknya model mobil listrik dengan harga menggoda. Misal BYD Atto 1 yang dijual mulai Rp195 juta. Brand lainnya juga ada yang memutuskan untuk menurunkan harga mobil listrik mereka demi menarik konsumen.

Sementara itu, CEO Fokus Group Agustinus mengatakan, harga mobil listrik saat ini memang fluktuatif. Sebagai pedagang mobil bekas harga yang ditawarkan akan menyesuaikan dengan barunya. 

Untuk baterai, sebetulnya produsen sudah memberikan garansi hingga 8 tahun. Sepanjang tidak dimodifikasi dan masih dari tangan orang pertama masih ada jaminan.

"Pastinya kita mengikuti dari harga barunya. Jika harganya Rp200 jutaan kita jual di bawah itu. Tapi jika ingin mencoba mobil listrik, bisa memilih bekasnya karena harganya jauh lebih murah," katanya.  

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
12 jam lalu

Cara Mengetahui Mobil Bekas Tabrakan, Bisa Dilihat dari Bagian Body Ini

Mobil
2 hari lalu

Kendaraan Listrik Bebas Pajak di Jakarta, AEML Ungkap Dampak Berantai

Mobil
2 hari lalu

Volkswagen ID. Buzz Eclipse Edition Meluncur di Indonesia, Intip Ubahannya

Mobil
3 hari lalu

5 Fakta Insentif Mobil Listrik, Nomor 3 Mengejutkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal