5 Perusahaan Otomotif yang Dirugikan dengan Tarif Impor Trump, Harga Mobil Bakal Melonjak?

Komaruddin Bagja
Perusahaan Otomotif yang Dirugikan dengan Tarif Impor Trump (Foto: Istimewa)

Kendaraan listrik dan hibrida dari Hyundai telah menjadi model terlaris setiap kuartal, berkat penawaran sewa dan pembiayaan yang menarik. Meskipun model seperti SUV Ioniq 5 dan Ioniq 9 diproduksi di AS, sebagian besar komponennya berasal dari luar negeri. Sementara itu, merek saudara Hyundai, Kia, belum mengeluarkan pengumuman serupa hingga saat berita ini ditulis.


Toyota mengambil pendekatan yang mirip. "Kami akan tetap menjalankan operasi seperti saat ini," kata juru bicara Toyota kepada Nikkei. Pernyataan ini muncul tak lama setelah Toyota berkomitmen untuk menanggung biaya suku cadang yang lebih tinggi akibat tarif impor dari Meksiko dan Kanada.


Meskipun Toyota memiliki jejak manufaktur yang luas di AS, jaringan rantai pasokannya sangat terglobalisasi seperti merek lainnya. Laporan berita lokal di Jepang menunjukkan bahwa tarif tersebut dapat merugikan enam produsen mobil terbesar di negara itu hingga $24 miliar, dengan Toyota diperkirakan akan menanggung bagian terbesarnya, sekitar $12 miliar.


Di sisi lain, Honda memilih pendekatan "tunggu dan lihat" dan tidak akan melakukan penyesuaian harga langsung terhadap portofolionya di AS. Sementara itu, produsen yang lebih kecil seperti Mazda mungkin akan merasakan dampak yang lebih signifikan. Selain crossover CX-50, semua produk Mazda lainnya diimpor dari Jepang atau Meksiko, dengan CX-50 diproduksi di pabrik patungan dengan Toyota di Huntsville, Alabama.


Demikianlah 5 perusahaan otomotif yang dirugikan dengan tarif Impor Trump menunjukkan betapa kompleksnya dampak dari kebijakan perdagangan internasional terhadap industri otomotif. Merek-merek seperti Volvo, Mazda, Volkswagen, dan Hyundai Motor harus menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan pangsa pasar mereka di AS, sementara produsen lokal juga merasakan efek dari ketergantungan pada komponen impor.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Kapan Prabowo Bertemu Trump Bahas Tarif Dagang RI-AS? Ini Bocoran Seskab Teddy

Nasional
8 hari lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
15 hari lalu

Kesal Merasa Digantung, Trump Naikkan Tarif Korea Selatan Jadi 25%

Mobil
17 hari lalu

Targetkan Pengunjung 570 Ribu Orang, IIMS 2026 Bidik Transaksi Rp8 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal