Di posisi keempat ada Chery J6 yang membukukan distribusi sebesar 308 unit. Disusul BYD Sealion 7 di urutan kelima yang juga mengalami penurunan 50,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 602 unit menjadi 297 unit.
Penurunan juga terjadi pada BYD Atto 3 dan Denza D9, yang masing-masing mencatatkan distribusi sebesar 240 unit dan 227 unit. Sementara BYD E6 yang biasa digunakan untuk armada taksi mencatatkan penjualan 143 unit.
Kejutan datang dari Hyundai Ioniq 5 yang hanya mencatatkan distribusi dua unit pada September 2025. Padahal, ini menjadi mobil listrik dengan model paling populer ketika pertama kali meluncur, karena memiliki desain yang futuristik.
Penjualan mobil listrik berdasarkan brand
Secara keseluruhan Gaikindo mencatat total penjualan wholesales mobil listrik murni di dalam 9 bulan pertama 2025 mencapai 55.225 unit. Angka tersebut jauh melampaui capaian sepanjang 2024 sebanyak 43.188 unit.
Lonjakan tersebut dipicu semakin banyaknya merek dan model kendaraan listrik baru yang hadir di pasar, sehingga memperketat persaingan di segmen EV nasional.