4 Fakta Taksi Terbang Listrik Ehang yang Diklaim Lebih Nyaman ketimbang Helikopter

Bertold Ananda
Fakta tentang taksi terbang listrik Ehang (Foto: YouTube)

2. Fitur prioritas keselamatan yang terbaik

Taksi terbang ini dirakit di China dan produksi oleh Guangzhou Ehang Inteligent Technology Co.Ltd  yang merupakan kendaraan penumpang Autonomous Aerial Vehicle atau yang disebut dengan otonom berpenggerak elektrik. Maka dari itu, taksi terbang ini tak luput dengan fitur keamanan yang disematkan.

“Ehang ini dilengkapi dengan fitur fail safe dan masih banyak lagi fitur-fitur lainya. Jadi jika ada masalah penerbangan tentunya terdapat berbagai metode yang dilakukan, salah satunya bila ada baling-baling yang mati satu masih bisa terbang, Jika ada kerusakan pada sistem maka secara otomatis kendaraan ini akan otomatis kembali ke titik semula," katanya.

3. Kabin senyap dan lapang

Baca Juga

Taksi terbang diklaim sebagai kendaraan yang aman dan nyaman untuk digunakan. Tentu saja, taksi terbang memiliki kabin yang senyap dan lapang. Hal ini dikarenakan, kendaraan ini telah menggunakan mesin full electrik. EHang 216 memiliki muatan maksimum 220 kg dengan kecepatan maksimum 130 km/jam. Taksi terbang dapat diisi hingga daya 220v atau 380v dalam 1,5 jam waktu pengisian yang terbilang sangat cepat . Selain itu tidak ada tombol-tombol yang menghalangi pandangan dan fisibilitas. Hanya terdapat layar cukup besar untuk mengoprasikan secara keseluruhan fungsi pada taksi terbang ini

4. Ramah lingkungan, aman, dan murah

Melihat kepadatan penduduk dan hiruk pikuk perkotaan yang padat membuat taksi terbang ini diperlukan, tentunya untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara. Taksi terbang ini menggunakan 100 persen listrik dan tidak menggunakan emisi gas buang. Selain itu, terbilang aman karena dilakukan menggunakan sistem dan tanpa tenaga manusia. Dengan demikian dapat mengurangi terjadi permasalahan yang diakibatkan human error.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira

57 tahun lalu

Pendaki Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Dievakuasi Helikopter usai Terjebak Kabut

57 tahun lalu

Operasi SAR Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup, 8 Korban Telah Dievakuasi

57 tahun lalu

Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Seluruh Penumpang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal