Dannif menilai hadirnya hidrogen sebagai bahan bakar transportasi akan memperkuat ketahanan energi. Di mana masyarakat pengendara kendaraan bermotor ke depan tidak hanya memiliki pilihan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik, tapi juga hidrogen sebagai alternatif bahan bakar.
Untuk itu, lanjut dia, Pertamina antusias bila semakin banyak penyedia infrastruktur di sektor ini karena akan semakin cepat dan banyak terbangun infrastruktur sehingga membantu mempercepat penciptaan pasar serta terbentuknya ekosistem di Indonesia.
President Director Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto mengatakan, pihaknya bangga menjadi bagian dari proyek ini menyediakan kendaraan hidrogen teknologi terdepan serta bersama-sama memastikan mekanisme pengisian hidrogen yang cepat, efisien dan aman.
"Semoga stasiun pengisian hidrogen ini akan menjadi contoh dan menjadi model bagi proyek serupa di masa mendatang,” katanya.
SPBU Daan Mogot akan menjadi integrated energy refueling station pertama di Indonesia. SPBU ini akan menyediakan tiga jenis bahan bakar dalam satu stasiun pengisian, yaitu BBM, gas, serta hidrogen.
Konsep High-Speed Hydrogen Refueling Station, HRS ini nantinya akan mampu melakukan pengisian hidrogen dengan skala komersial dengan waktu pengisian kurang dari 5 menit.