Mobil Listrik Terbakar Sulit Dipadamkan, Indonesia Berhasil Temukan Pemadam Api Baterai EV

Dani M Dahwilani
Randall Hart berhasil menemukan kimia pemadam pertama di dunia yang efektif memadamkan api bersumber dari baterai Lithium. (Foto: FAST)

JAKARTA, iNews.id - Dalam satu dekade terakhir, industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) mengalami peningkatan signifikan di dunia. Indonesia yang memiliki populasi penduduk terbesar keempat di dunia tidak luput dari target pemasaran produsen EV. 

Namun, perlu diketahui EV yang terbakar sangat sulit dipadamkan. Ini disebabkan karakteristik baterai Lithium yang berbeda dengan material lain apabila terjadi kebakaran. 

Baterai lithium tidak memerlukan oksigen untuk bisa terbakar. Suhu apinya sangat tinggi, biasanya dimulai dari sekitar 1.000°C dan dapat terus meningkat hingga mencapai lebih dari 2.000°C. 

Penggunaan pemadam api atau Alat Pemadam Api Ringan (APAR) konvensional tidaklah efektif. Sebab sebagian besar APAR konvensional hanya efektif menjinakkan api dengan suhu maksimal 700°C. Pada baterai Lithium yang terbakar, api akan terus menyala berulang sampai daya di dalam baterai tersebut habis.

Bagaimana langkah Indonesia ke depan sebagai pemain besar di industri ini? Beruntung, Indonesia memiliki seorang ilmuwan kelas dunia bernama Randall Harto Laksono. Pria asal Surabaya yang lebih dikenal dengan nama Randall Hart ini mendedikasikan hidupnya di dunia fire safety. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
22 jam lalu

Bobot Lebih Berat dari Kendaraan Biasa, Mobil Listrik Rusak Jalan di China 

17 jam lalu

Bahlil Ramal Hidrogen Bakal Jadi Gantikan Kendaraan Listrik: Paling Lambat 5-10 Tahun

2 hari lalu

Dilengkapi Fitur Parking Assistance, BAIC T1 Bisa Parkir Sendiri dengan Sekali Sentuh Layar

5 hari lalu

Intip Fitur Unik Chery Q, Bisa Parkir Otomatis hingga Speaker Eksternal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal