Krisis Chip Semikonduktor, Toyota dan Honda Kurangi Produksi Mobil mulai Oktober

Muhamad Fadli Ramadan
Toyota dan Honda akan mengurangi produksi mobil mulai Oktober 2022. (Foto: Reuters)

Padahal, awal tahun ini Honda memperkirakan keuntungan akan melonjak mengingat pasokan chip semikonduktor mulai teratasi. Tetapi beberapa produsen besar sejak itu merevisi ekspektasi mereka lebih rendah karena masalah semikonduktor terus berlanjut.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintahan Amerika Serikat (AS) Joe Biden baru-baru ini menyetujui Undang-Undang Chips untuk menyalurkan lebih banyak investasi ke industri pembuatan chip domestik.

Tetapi dengan pembuatan pabrik semikonduktor yang membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk dibangun, perlu waktu cukup lama sebelum efek dari tindakan tersebut mulai terlihat.

Perusahaan independen juga telah mengambil inisiatif pada Juli lalu. Di mana Volkswagen Cariad menandatangani perjanjian dengan pemasok semikonduktor Eropa STMicroelectronics dan TSMC Taiwan untuk memastikan pasokan chip di masa depan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

WMS Catat Penjualan Motor Tembus 6.500 Unit di PRJ 2026, Vario Mendominasi

4 hari lalu

Teknologi Mesin Terus Berkembang, Toyota Kenalkan Engine Terbaru 

5 hari lalu

Honda Super-ONE Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Debut Perdana di Asia Tenggara

12 hari lalu

Honda Segarkan Moge Rebel 1100, Begini Ubahannya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal