Krisis Chip Semikonduktor, Toyota dan Honda Kurangi Produksi Mobil mulai Oktober

Muhamad Fadli Ramadan
Toyota dan Honda akan mengurangi produksi mobil mulai Oktober 2022. (Foto: Reuters)

Namun, target tersebut berkurang menjadi 850 ribu produksi rata-rata kendaraan mulai Oktober sampai Desember. Berdasarkan rencana, Toyota akan menangguhkan produksi hingga 12 hari untuk 10 lini di tujuh pabrik domestik.

“Dampak dari kekurangan semikonduktor, volume produksi global yang direncanakan untuk Oktober diperkirakan sekitar 800.000 unit (sekitar 250.000 unit di Jepang dan 550.000 unit unit di luar negeri),” ujar Toyota seperti dilansir CarExpert.

“Rencana ini didasarkan pada konfirmasi hati-hati atas pasokan suku cadang dan struktur personel serta kapasitas fasilitas pemasok kami,” katanya.

Adapun Honda, mereka akan menurunkan produksi pada dua pabrik di Jepang, yakni di Saitama sebesar 40 persen dan Suzuka sekitar 20 persen.untuk sisa September.

Honda mengeluhkan keterlambatan penerimaan suku cadang dan logistik akibat Covid-19 dan masalah semikonduktor. Pengurangan output akan mempengaruhi berbagai kendaraan, termasuk kendaraan sport Vezel, minivan Stepwgn dan mobil kompak Civic.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

WMS Catat Penjualan Motor Tembus 6.500 Unit di PRJ 2026, Vario Mendominasi

5 hari lalu

Teknologi Mesin Terus Berkembang, Toyota Kenalkan Engine Terbaru 

5 hari lalu

Honda Super-ONE Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Debut Perdana di Asia Tenggara

12 hari lalu

Honda Segarkan Moge Rebel 1100, Begini Ubahannya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal