BPLJSKB sendiri telah memiliki fasilitas pengujian keselamatan kendaraan yang lengkap dan modern. Di antaranya laboratorium Crash Test, Braking System Test, Seatbelt Anchorage Test, Exhaust Emission Test, Electrical Safety Test, Rear View Mirror Test, serta berbagai pengujian keselamatan lainnya.
Tak hanya itu, BPLJSKB juga dilengkapi proving ground untuk pengujian luar ruangan (outdoor). Fasilitas tersebut meliputi High Speed Oval Track, Noise Emission Loop Track, Low Friction Braking Track & Test Hills, Dynamic Area, Passive Safety Lab, hingga Rear Visibility Lab.
Kepala Seksi Pelayanan BPLJSKB sekaligus Pelaksana Harian Kepala BPLJSKB, Tri Bowo Leksono, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran layanan teknis pengujian nasional agar mampu diakui secara global.
“Penandatanganan ini merupakan langkah strategis dari BPLJSKB maupun TÜV Rheinland Indonesia untuk memperkuat peran technical service internasional seperti TÜV Rheinland dan BPLJSKB yang sudah hadir dengan fasilitas berstandar internasional, tentunya dengan dukungan para stakeholder agar bisa maju bersama,” kata dia.
Dia menambahkan, kolaborasi tersebut bukan sekadar koordinasi teknis, melainkan penguatan ekosistem pengujian nasional yang ke depan ditransformasikan ke level internasional. “Harapannya kerja sama ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh stakeholder dan pelaku industri kendaraan bermotor maupun komponennya di Indonesia,” ujar dia.