Harga Bahan Baku Baterai Meroket, Mobil Listrik Bisa Lebih Mahal

Muhamad Fadli Ramadan
Kenaikan harga litihium, bahan utama baterai diprediksi bisa membuat mobil listrik semakin mahal. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id – Harga lithium di dunia mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga bahan utama baterai ini diprediksi bisa membuat mobil listrik semakin mahal.

Dikutip dari Autoblog, berdasarkan data dari Asian Metal Inc, harga lithium karbonat mencetak rekor kenaikan menjadi 71.315 dolar AS (Rp1,077 miliar) per ton di China.

Harga tersebut naik lebih dari tiga kali lipat pada tahun lalu. Ini akan meningkatkan biaya produksi baterai yang digunakan dalam kendaraan listrik. Kenaikan ini disebabkan permintaan yang besar dan gangguan pengiriman di pusat produksi domestik.

Asosiasi Mobil Penumpang China memperkirakan penjualan EV mencapai rekor 6 juta secara global pada tahun ini. Jumlah itu dua kali lipat dari total penjualan pada 2021.

Pemadaman listrik sepanjang Agustus selama dua pekan di Provinsi Sichuan, rumah bagi lebih dari seperlima produksi lithium di Cina, menghambat pasokan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Mei 2026, Penjualan Anjlok Lebih dari 37 Persen

57 tahun lalu

Siasat Andri Mulyono Tersangka Proyek Motor Listrik BGN, Markup hingga Manipulasi Pengadaan

57 tahun lalu

Kolaborasi Toy Story 5 Wuling Pamer Mobil Listrik Baru, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Seberapa Hemat Mobil Listrik? Segini Perbandingan Biaya Geely EX2 Vs Mobil Bensin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal