GIAMM Ungkap BYD dan VinFast Belum Capai Kesepakatan dengan Industri Komponen Indonesia

Muhamad Fadli Ramadan
Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengungkapkan sejumlah industri komponen belum mencapai kesepakatan dengan BYD dan VinFast.

Rachmat mengungkapkan, industri di China menawarkan termin pembayaran dalam jangka waktu yang cukup panjang. Sementara di Indonesia harus di bayar satu sampai tiga bulan agar produksi tetap berjalan.

"Kalau di China, term of payment-nya rada lama, sementara supplier-supplier kita itu sudah kebiasaan dengan industri eksisting. Term of payment-nya kan sebulan gitu, kalau lebih lama kan dia jadi nanggung cost-nya. Mungkin belum deal," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
4 hari lalu

Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV

Mobil
8 hari lalu

Denza D9 Terbaru Meluncur, Gunakan Baterai Super Cepat 10-70 Persen Cuma 5 Menit

Mobil
9 hari lalu

BYD Siapkan Pesaing Porsche 911, Mobil Sport Listrik Bertenaga Ekstrem Denza Z

Megapolitan
10 hari lalu

Kronologi Mobil Listrik BYD Nyemplung ke Kolam Bundaran HI, Kok Bisa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal