GIAMM Ungkap BYD dan VinFast Belum Capai Kesepakatan dengan Industri Komponen Indonesia

Muhamad Fadli Ramadan
Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengungkapkan sejumlah industri komponen belum mencapai kesepakatan dengan BYD dan VinFast.

Rachmat mengungkapkan, industri di China menawarkan termin pembayaran dalam jangka waktu yang cukup panjang. Sementara di Indonesia harus di bayar satu sampai tiga bulan agar produksi tetap berjalan.

"Kalau di China, term of payment-nya rada lama, sementara supplier-supplier kita itu sudah kebiasaan dengan industri eksisting. Term of payment-nya kan sebulan gitu, kalau lebih lama kan dia jadi nanggung cost-nya. Mungkin belum deal," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

5 Mobil Murah Rp100 Jutaan di IIMS 2026, Ada Suzuki S-Presso di Tengah Mobil Listrik China

Mobil
4 hari lalu

Tambah Amunisi, BYD Rilis Atto 3 Advanced Plus di IIMS 2026

Mobil
20 hari lalu

Mobil SUV Terlaris 2025 di China Direbut Tesla Model Y, Bagaimana dengan BYD?

Mobil
23 hari lalu

20 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: Geely Puncaki Penjualan, BYD Mendominasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal